website free tracking

Co Symbolizuje Kolor Czerwony Na Fladze Olimpijskiej

Co Symbolizuje Kolor Czerwony Na Fladze Olimpijskiej

berapa garam kristal Na₂CO₃ yang harus dilarutkan ke dalam 100 ml air agar diperoleh larutan dengan pH = 9. jika Ka H₂CO₃ = 1 x 10⁻⁴ (Mr Na₂CO₃ = 106)

Daftar Isi

1. berapa garam kristal Na₂CO₃ yang harus dilarutkan ke dalam 100 ml air agar diperoleh larutan dengan pH = 9. jika Ka H₂CO₃ = 1 x 10⁻⁴ (Mr Na₂CO₃ = 106)


pH = 9
berarti termasuk Hidrolisis Garam

pH = 9
pOH = 5
[OH⁻] = 10⁻⁵

[OH⁻] = √Kw/Ka • M anion garam
10⁻⁵ = √10⁻¹⁴/10⁻⁴ • M CO₃²⁻
10⁻⁵ = √10⁻¹⁰ • M CO₃²⁻
10⁻¹⁰ = 10¹⁰ • M CO₃²⁻
M CO₃²⁻ = 10⁻¹⁰/10-⁻¹⁰
M CO₃²⁻ = 1 M

mol CO₃²⁻ = M x Volume (dalam Liter)
mol CO₃²⁻ = 1 x 0,1
mol CO₃²⁻ = 0,1 mol

Na₂CO₃ ⇆ 2Na⁺ + CO₃²⁻

mol CO₃²⁻ = 0,1 mol
mol Na₂CO₃ = Koef Na₂CO₃/koef CO₃²⁻ x mol CO₃²⁻
mol Na₂CO₃ = 1/1 x 0,1
mol Na₂CO₃ = 0,1 mol

massa Na₂CO₃ = mol x Mr
massa Na₂CO₃ = 0,1 x 106
massa Na₂CO₃ = 10,6 gram

Jadi, massa kristal Na₂CO₃ yangharus ditambahkan adalah 10,6 gram

2. berilah nama senyawa berikut : Na²CO³


Na2CO3 = natrium karbonat.Na2CO3 adalah Natrium Carbonat

3. berilah nama senyawa berikut : Na²CO³


namanya natrium karbon dioksida


4. 1. tentukan reduksi, oksidasi, reduktor dan oksidator. di bawah ini ! 1. Na₂ CO₂ + H₂SO4 → Na₂SO₂ +H₂ + CO₂ 2.AgNO₂ + NaCl → AgCl + NaNO3​


Penjelasan:

Oksidator pada reaksi Fe_{2}O_{3}Fe

2

O

3

+ 3 CO3CO ⇒ 2 Fe + 3 CO_23CO

2

adalah Fe_{2}O_{3}Fe

2

O

3

. Reduktor pada reaksi Fe_{2}O_{3}Fe

2

O

3

+ 3 CO3CO ⇒ 2 Fe + 3 CO_23CO

2

adalah 3 CO3CO .

Pembahasan

A. Reaksi Fe_{2}O_{3}Fe

2

O

3

+ 3 CO3CO ⇒ 2 Fe + 3 CO_{2}3CO

2

∴ Biloks Fe turun dari +3 menjadi 0

∴ Biloks C naik dari +2 menjadi +4

Sehingga

∴ Oksidator adalah Fe_{2}O_{3}Fe

2

O

3

∴ Reduktor adalah 3 CO3CO

∴ Hasil Oksidasi adalah 3 CO_{2}3CO

2

∴ Hasil Reduksi adalah 2 Fe

B. Reaksi 2KClO_{3}2KClO

3

+ 3 S3S ⇒ 2 KCl + 3 SO_23SO

2

∴ Biloks Cl turun dari +5 menjadi -1

∴ Biloks S naik dari 0 menjadi +4

Sehingga

∴ Oksidator adalah 2KClO_{3}2KClO

3

∴ Reduktor adalah 3 S3S

∴ Hasil Oksidasi adalah 3 SO_23SO

2

∴ Hasil Reduksi adalah 2 KCl

C. Reaksi Mg} + 2 HCl2HCl ⇒ MgCl_{2}MgCl

2

+ 3 H_{2}3H

2

∴ Biloks H turun dari +1 menjadi 0

∴ Biloks Mg naik dari 0 menjadi +2

Sehingga

∴ Oksidator adalah 2 HCl2HCl

∴ Reduktor adalah Mg}

∴ Hasil Oksidasi adalah MgCl_{2}MgCl

2

∴ Hasil Reduksi adalah 3 H_{2}3H

2

D. Reaksi 3 Cu3Cu + 8 HNO_{3}8HNO

3

⇒ Cu(NO_{3})_{2}Cu(NO

3

)

2

+ 2 NO2NO + 4 H_{2}O4H

2

O

∴ Biloks N turun dari +5 menjadi _2

∴ Biloks Cu naik dari 0 menjadi +2

Sehingga

∴ Oksidator adalah 8 HNO_{3}8HNO

3

∴ Reduktor adalah 3 Cu3Cu

∴ Hasil Oksidasi adalah Cu(NO_{3})_{2}Cu(NO

3

)

2

∴ Hasil Reduksi adalah 2 NO2NO

Reaksi redoks terbagi menjadi dua komponen yaitu

Reaksi Reduksi

Reaksi Oksidasi

Pengertian Reaksi reduksi dan reaksi oksidasi ada 3 macam, yaitu

Berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen pada reaksi

Reaksi oksidasi adalah reaksi yang terjadi proses pengikatan Oksigen

Reaksi reduksi adalah reaksi yang terjadi proses pelepasan Oksigen

Berdasarkan perpindahan elektron pada reaksi

Reaksi oksidasi adalah reaksi yang terjadi proses pelepasan elektron

Reaksi reduksi adalah reaksi yang terjadi proses penerimaan elektron

Berdasarkan perubahan bilangan oksidasi ( Biloks)

Reaksi oksidasi: adalah reaksi yang terjadi kenaikan bilangan oksidasi

Reaksi reduksi: adalah reaksi yang terjadi Penurunan bilangan oksidasi

Zat reduktor (pereduksi) adalah zat yang memngalami proses oksidasi . Sedangkan zat yang mengalami proses reduksi adalah zat oksidator (Pengoksidasi).

Reaksi autoredoks adalah rekasi yang satu jenis unsur atau senyawa dalam suatu reaksi yang mengalami perubahan ( Kenaikan dan penurunan ) bilangan oksidasi (Biloks)

Bilang oksidasi adalah bilangan yang menunjukkan jumlah yang dapat dilepas, diterima ataupun digunakan bersama-sama agar dapat membentuk ikatan dengan berbagai unsur lainnya. Bilangan oksidasi lebih dikenal dengan istilah BILOKS.

Untuk mengetahui jumlah bilangan oksidasi suatu unsur atau suatu senyawa. Terlebih dahulu kita harus memahami ketentuan-ketentuan menghitung bilangan oksidasi. Berikut beberapa ketentuan dalam perhitugan bilangan oksidasi (Biloks):

Bilangan oksidasi suatu unsur bebas adalah nol ( 0). Contohnya bilangan oksidasi natrium dalam Na adalah nol

Bilangan oksidasi masing-masing atom-atom penyusun suatu molekul atau senyawa netral adalah nol (0). Contohnya bilangan oksidasi untuk Cu dan O dalam CuO adalah nol (0)

Bilang oksidasi suatu ion monoatomik adalah sesuai dengan jumlah muatannya . Contohnya bilangan oksidasi untuk Na dalam Na+ adalah +1

Bilang oksidasi suatu ion poliatomik adalah sesuai dengan jumlah muatannya

Bilangan oksidasi untuk unsur golongan IA ( Li, Na, K, Rb, Cs, Fr) adalah +1

Bilangan oksidasi untuk unsur golongan IIA (Be, Mg, Ca, Sr, Ba, Ra) adalah +2

Bilangan oksidasi untuk unsur golongan IIIA (B, Al, Ga, In, Ti) adalah +3

Bilangan oksidasi untuk Hidrogen ( H) adalah +1 kecuali untuk senyawa hidrida logam bilangan oksidasi Hidrogen adalah -1 contohnya pada MgH_{2}MgH

2

Bilangan oksidasi untuk Oksigen ( O) adalah -2 kecuali untuk senyawa pereksida bilangan oksidasi Oksigen adalah -1 contohnya pada H_{2}O_{2}H

2

O

2

Bilangan oksidasi senyawa halogen ( F, Cl, Br, I) pada umumnya adalah -1

Pelajari lebih lanjut

Materi tentang identifikasi reaksi reduksi dan reaksi oksidasi, di link https://brainly.co.id/tugas/1972039

Materi tentang pengertian reaksi oksidasi dan reaksi reduksi, di link https://brainly.co.id/tugas/1860702

Materi tentang reduktor da oksidator pada reaksi redoks, di link https://brainly.co.id/tugas/5190339

Materi tentang pengertian reaksi redoks berdasarkan bilangan oksidasi, di link https://brainly.co.id/tugas/5243096

Materi tetang soal bilangan oksidasi pada beberapa senyawa netral, di link https://brainly.co.id/tugas/2634764


5. Sebanyak 50 mL larutan Ca(NO₃)₂ 10⁻² M dicampurkan dengan 50 mL larutan Na₂CO₃ 10⁻² M dengan reaksi:Ca(NO₃)₂ + Na₂CO₃ --> CaCO₃ + 2 NaNO₃Jika Ksp Na₂CO₃ = 9x 10⁻⁹. Massa yang mengendap sebanyak...(Ar Ca = 40 ; C= 12 ; O = 16 ; Na= 23; N= 14)


Mol Ca(NO3)2 = mol Na2CO3 = 50 . 0,01 = 0,5 mmol
mka CaCO3 yg mengendap juga sama yaitu 0,5 mmol = 0,5 x 100 = 50 mg




6. Tolong berikan juga keterangan apa itu Ca,CO,Al,Na,Nacl


Ca = calcium
CO= udara
Al=aluminium
Na= natrium
Nacl= nikelCa = kalsium
CO = kardon monoksida
Al = aluminium
Na = natrium
NaCl = natrium klorida

7. Pada setiap pasangan ion berikut, tunjukkan mana yang lebih besar jari-jarinya! (a) N3- atau F- (NA N=7, F-9) b. (b) Mg2+ atau Co+ (NA Mg-12, Co=20) (c) Fe2+ atau Fe2+? (NA Fe=26)​


Jari-jari N³⁻ lebih besar daripada jari-jari F⁻.Jari-jari Ca²⁺ lebih besar daripada jari-jari Mg²⁺.Jari-jari Fe²⁺ lebih besar daripada jari-jari Fe³⁺.

Pembahasan

Jari-jari atom menunjukkan jarak antara kulit terluar atom dengan inti atom tersebut. Jari-jari atom netral sebagaimana pada tabel periodik unsur:

Pada satu periode, dari kiri ke kanan akan semakin kecil. Hal ini karena jumlah proton di inti atom semakin besar (meningkat selaras dengan jumlah nomor atom) maka gaya tarik menarik inti dan kulit semakin besar, sehingga jarak inti ke kulit semakin kecil.Pada satu golongan, dari atas ke bawah akan semakin besar. Hal ini karena kulit atom semakin bertambah dengan bertambahnya periode atom, sehingga jari-jari atom akan semakin besar nilainya.

Diketahui:

NA = nomor atom.Nomor atom menunjukkan jumlah proton (muatan positif) dari suatu atom.NA N = 7.
NA F = 9.NA Mg = 12.
NA Ca = 20.NA Fe = 26.

Ditanyakan:

Jari-jari atom yang lebih besar = ?

Penyelesaian:

Huruf a

Jumlah proton = nomor atom.
Jumlah proton N³⁻ = 7.
Jumlah proton F⁻ = 9.Jumlah elektron = nomor atom - muatan.
Jumlah elektron N³⁻ = 7 - (-3)
Jumlah elektron N³⁻ = 10.
Jumlah elektron F⁻ = 7 - (-1)
Jumlah elektron F⁻ = 10.Jumlah elektron kedua ion sama, tetapi jumlah proton ion nitrogen lebih sedikit daripada ion fluorin maka gaya tarik menarik elektron (muatan negatif) dan proton (muatan positif) pada ion N⁻³ akan lebih lemah daripada F⁻. Oleh karena itu, jarak antara kulit terluar dengan inti pada ion N³⁻ lebih besar daripada F⁻.Kesimpulan:
Jari-jari N³⁻ lebih besar daripada F⁻.

Huruf b

Jumlah proton = nomor atom.
Jumlah proton Mg²⁺ = 12.
Jumlah proton Ca²⁺ = 20.Jumlah elektron = nomor atom - muatan.
Jumlah elektron Mg²⁺ = 12 - (+2)
Jumlah elektron Mg²⁺ = 10.
Konfigurasi elektron Mg²⁺:
Mg²⁺ = 2.8 => 2 kulit atom.Jumlah elektron Ca²⁺ = 20 - (+2)
Jumlah elektron Ca²⁺ = 18.
Konfigurasi elektron Ca²⁺:
Ca²⁺ = 2.8.8 => 3 kulit atom.Jumlah kulit ion Ca²⁺ lebih banyak daripada jumlah kulit ion Mg²⁺ maka jarak antara pusat atom ke kulit atom dari ion Ca²⁺ akan lebih besar daripada ion Mg²⁺.Kesimpulan:
Jari-jari Ca²⁺ lebih besar daripada Mg²⁺.

Huruf c

Jumlah proton = nomor atom.
Jumlah proton Fe²⁺ = 26.
Jumlah proton Fe³⁻ = 26.Jumlah elektron = nomor atom - muatan.
Jumlah elektron Fe²⁺ = 26 - (+2)
Jumlah elektron Fe²⁺ = 24.
Jumlah elektron Fe³⁺ = 26 - (+3)
Jumlah elektron Fe³⁺ = 25.Jumlah proton kedua ion sama, tetapi jumlah elektron dari Fe²⁺ lebih banyak daripada Fe³⁺ maka gaya tarik proton di inti terhadap elektron di kulit atom untuk ion Fe²⁺ lebih kecil daripada ion Fe³⁺. Oleh karena itu, jarak inti ke kulit terluar atom dari ion Fe²⁺  lebih besar daripada ion Fe³⁺.Kesimpulan:
Jari-jari Fe²⁺ lebih besar daripada Fe³⁺.

Pelajari lebih lanjutMateri tentang faktor yang memengaruhi afinitas elektron:
https://brainly.co.id/tugas/51510064Materi tentang konfigurasi elektron dan kereaktifan unsur:
https://brainly.co.id/tugas/44942798Materi tentang unsur-unsur golongan IA dan IIA, serta perhitungan partikel penyusun atom:
https://brainly.co.id/tugas/51560363

______________

Detail jawaban

Kelas    : X
Mapel  : Kimia
Bab      : 3 - Sistem Periodik
Kode    : 10.7.3


8. Tuliskan persamaan tetapan kesetimbangan (Kc) untuk reaksi berikut. a) Na₂CO₃+SO₂+1/2O₂⇄Na₂SO₄+CO₂ b) Ag₂CrO⇄2Ag⁺CrO₄²


a) (Na2SO4)(CO2)/(Na2CO3)(SO2)(O2)½
b) (Ag)²(CrO)²/(Ag2CrO)
ini gaada keterangannya senyawa trmasuk gas solid atau apa ya? Kc hanya berlaku untuk (g) dan (aq)

9. 26. Suatu senyawa terdiri atas 34,33% Na,17,91% C, dan 47,96% 0. Jika A Na =23, C = 12, dan 0 = 16, rumus molekulsenyawa tersebut (M = 134) adalah ....A. NaCO D . Na,C,O,B. Naco, E. Na, coC. Na, Co,23ara​


Permisalan

m Na = 34,33 gr

m C = 17,91 gr

m O = 47,96 gr

jumlah total kurg lebih 100 grCri mol masing2

mol Na  = m Na/ar Na

                = 34,33/23

                = 1,49 mol

mol C     = m C/ar c

                = 17,91/ 12

                = 1,49 mol

mol O    = 47,96/16

                = 2,99 mol

cari mol terkecil... mol terkecil adala mol Na atau mol C, pake mol C

(mol terkecil digunakan sbg pembagi)

Na                          mol Na/mol C

                              1,49/1,49 = 1

 C                            mol c/mol c = 1

O                            mol O/mol c 2,99/1,49 = 2

Jd prbandingan molekul Na =1, C= 1, O = 2,

shg RE = NaCO2

mncari rumus molekul (RM)

RM= (RE)n

134=(ar Na x 1 + ar C x 1+ ar O x 2)n

134= (67)n

n = 2

jadi RM nya = (NaCO2)2

maka RM nya = Na2C2O4


10. Sebanyak 50 mL larutan Ca(NO₃)₂ 10⁻² M dicampurkan dengan 50 mL larutan Na₂CO₃ 10⁻² M dengan reaksi:Ca(NO₃)₂ + Na₂CO₃ --> CaCO₃ + 2 NaNO₃Jika Ksp Na₂CO₃ = 9x 10⁻⁹. Massa yang mengendap sebanyak...(Ar Ca = 40 ; C= 12 ; O = 16 ; Na= 23; N= 14)


Sebanyak 50 mL larutan Ca(NO₃)₂ 10⁻² M dicampurkan dengan 50 mL larutan Na₂CO₃ 10⁻² M dengan reaksi:


Ca(NO₃)₂ + Na₂CO₃ ==> CaCO₃ + 2 NaNO₃


Jika Ksp Na₂CO₃ = 9 x 10⁻⁹. Massa yang mengendap sebanyak...


(Ar Ca = 40 ; C= 12 ; O = 16 ; Na= 23; N= 14)

Diketahui:

Volume Ca(NO₃)₂ = 50 mL

M Ca(NO₃)₂ = 10⁻² M

Volume Na₂CO₃ = 50 mL

M Na₂CO₃ = 10⁻² M

Ksp Na₂CO₃ = 9 x 10⁻⁹

Ar Ca = 40 ; C= 12 ; O = 16 ; Na= 23; N= 14

Ditanya: Massa yang mengendap....?

Jawab:

Pertama yaitu kita hitung mol mula-mula dari Ca(NO₃)₂ dan Na₂CO₃ sebagai reaktan.

mol Ca(NO₃)₂ = M . V

mol Ca(NO₃)₂ = 10⁻² M . 50 mL

mol Ca(NO₃)₂ = 0,5 mmol

mol Na₂CO₃ = M . V

mol Na₂CO₃ = 10⁻² M . 50 mL

mol Na₂CO₃ = 0,5 mmol

maka persamaan reaksinya yaitu:

            Ca(NO₃)₂   +   Na₂CO₃     <==>    CaCO₃      +   2 NaNO₃

            0,5 mmol       0,5 mmol               0,5 mmol       0,5 mmol

Berdasarkan reaksi di atas diketahui mol Na₂CO₃ adalah sebesar 0,5 mmol, sehingga massa teoritis dari Na₂CO₃ yang membentuk endapan bisa kita hitung sebagai berikut:

mol = Massa / Mr

Mr Na₂CO₃ = 2 x Ar Na + Ar C + 3 x Ar O

Mr Na₂CO₃ = 2 x 23 + 12 + 3 x 16

Mr Na₂CO₃  = 46 + 12 + 48

Mr Na₂CO₃ = 106

sehingga massa Na₂CO₃ bisa kita hitung, yaitu:

Massa Na₂CO₃ = mol x Mr

Massa Na₂CO₃ = 0,5 mmol x 106

Massa Na₂CO₃ = 53 mg

Jadi massa awal dari Na₂CO₃  adalah sebanyak 53 mg.

Berdasarkan nilai Ksp dari Na₂CO₃ yaitu 9 x 10⁻⁹ menunjukkan bahwa dalam proses kesetimbangan ini tidak semua Na₂CO₃ mengalami pengendapan, atau dengan kata lain kesetimbangan yang terjadi tidak melibatkan semua massa Na₂CO₃ yang ada, sehingga ada sebagian yang masih belum mengendap atau masih larut.

Untuk mengetahui massa Na₂CO₃  yang mengendap, maka kita hitung nilai kelarutan dari Na₂CO₃ berdasarkan nilai Ksp yang diketahui, yaitu:

Na₂CO₃ <==> 2 Na⁺ + CO₃⁻²

    s                 2s          s

Ksp Na₂CO₃ = [Na⁺]² [CO₃⁻²]

Ksp Na₂CO₃ = (2s)² (s)

Ksp Na₂CO₃ = 4s³

sehingga nilai kelarutan (s) dari Na₂CO₃ bisa kita hitung sebagai berikut:

s = [tex]\sqrt[3]{Ksp/4}[/tex]

s = [tex]\sqrt[3]{(9 x 10^-^9)/4}[/tex]

s = [tex]\sqrt[3]{2,25x10^-^9}[/tex]

s = 1,31 x 10⁻³ M

Berdasarkan nilai kelarutan Na₂CO₃  yang diperoleh, maka kita bisa menghitung jumlah mol zatnya, yaitu:

Molaritas = mol / Volume (L)

1,31 x 10⁻³ = mol / 0,1 L

mol = 0,131 x 10⁻³ mol

maka massa Na₂CO₃ yang sukar atau belum mengendap dapat kita hitung yaitu:

mol = massa / Mr

0,131 x 10⁻³ = massa / 106

massa = 13,886 x 10⁻³ = 0,0139 gram = 13,9 mg

maka massa Na₂CO₃ yang mengalami pengendapan yaitu:

Massa mengendap = massa awal - massa sukar mengendap

Massa mengendap = 53 mg - 13,9 mg

Massa mengendap = 39,1 mg

Jadi massa Na₂CO₃ yang mengendap adalah sebesar 39,1 mg.

Pelajari soal-soal Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan lainnya melalui link berikut:

https://brainly.co.id/tugas/16106360

https://brainly.co.id/tugas/16074640

https://brainly.co.id/tugas/16005822

Selamat Belajar dan Tetap Semangat!!!

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kelas : XI

Mapel : KIMIA

BAB : Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

Kata Kunci : kelarutan, hasil, kali, kelarutan, pengendapan, reaksi

Kode : 11.7.9.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


11. bila kolor b3=5 dan kolor c3=2 maka rumah jumlah nilai di kolor D3 adalah​


Jawaban:

d3 = 7

Penjelasan:

= (b3 + c3)

= 5 + 2

= 7(tujuh)


12. tentukan bilangan oksidasi a. C dalam Na²CO³


Na2CO3 = 0
CO3 itu anion dengan muatan -2, maka
CO3 = -2
C + 3 O = -2
C + 3(-2) = -2
C + (-6) = -2
maka, C = +4

Na2CO3= 2Na+C+3O=0
               2(1)+C+3(-2)=0
               2+C+(-6)=0
               -4+C=0
                   C=4

13. Berapa moralitas 5,3 gram Na²CO³ yang dilarutkan dalam 1000 ml


begitu kl menurut aku maaf klo salah

14. Sebanyak 50 mL larutan Ca(NO₃)₂ 10⁻² M dicampurkan dengan 50 mL larutan Na₂CO₃ 10⁻² M dengan reaksi: Ca(NO₃)₂ + Na₂CO₃ --> CaCO₃ + 2 NaNO₃ Jika Ksp Na₂CO₃ = 9x 10⁻⁹. Massa yang mengendap sebanyak... (Ar Ca = 40 ; C= 12 ; O = 16 ; Na= 23; N= 14)


ududuhdueuwuwiow9wow

15. Kolor dapat mempengaruhi perubahan suatu benda, kolor disebut juga​


Jawaban:suhu ataupun panas benda

Penjelasan:

Pertanyaan

Kolor dapat mempengaruhi perubahan suatu benda, kolor disebut juga​Jawaban:

Kalor juga disebut sebagai energi panas

Penjelasan:

Kalor merupakan panas yang bisa berpindah dari benda yang memiliki kelebihan kalor menuju benda yang kekurangan kalor. Kalor biasanya dinyatakan dalam suhu. Dalam satuan internasional, kalor dinyatakan dengan Joule.


16. jika Ar Na=23,C=12,Dan O=16 maka massa dari 0,2 mol Na²CO³.10H²O


1) Cari Mr nya dulu
2) Tinggal masukin ke rumus mol (gr = n x mr)
3) Nanti dapet massanya

17. -Nama senyawa P₂O₅ ?-Nama senyawa Na₂CrO₄ ?-Nama senyawa Na₂CO₃ ?


1. Difosforus pentaoksida
2. Sodium Chromate Natrium Kromat
3. Sodium Carbonate Sodium Carbonate - Difosfor pentaoksida
- Natrium kromat
- Natrium karbonat

18. Tentukan hasil reaksi ionisasi dari Na, CO !a. Na2 dan CO2-b. Na2 dan CO-c. 2Nat dan CO2-d. Na + dan CO2-e. Nat dan 2C0,2-​


Jawaban:

kalok gak salah sih natrium NA -dan carbonfioksida 2


19. rumus senyawa yang dapat dibentuk oleh ion Na+ dan ion CO⅔- adalah...


Na2CO3 karena CO akan stabil jika berikatan dengan 2 elektron lagi jadi itu sebabnya ada 2 atom NaNa2/3CO kayaknya , karena dia bakal tukeran gitu . Natrium karbonat (?)

20. 19 Jika kation Na' dan Ca²± bergabung dengan anion CI dan Co²3 kemungkinan rumus kimia yang benaradalaha NaCl, CaCl, NaCos, dan Caco:b. NaCl, CaCl, Na,Cos, dan CaCO,c. NaCl, CaCl, NaCO3, dan Ca,Cosd NaCl, CaCl, Na CO,. dan Ca.Coe NaCl, CaCl, Na CO,. dan Ca.Co​


Jawaban:

NaCl, CaCl2, Na2CO3, CaCO3

Penjelasan:

Na^+ + Cl^- => NaCl

Ca^2+ + Cl^- => CaCl2

Na^+ + CO3^2- => Na2CO3

Ca^2+ + CO3^2- => CaCO3

Jawaban:

tidak ada option yg benar semuanya

Penjelasan:

seharusnya senyawa yg terbentuk adl NaCl, CaCl2, Na2CO3, dan CaCO3


Kategori kimia